Kamis, 10 Oktober 2013

Jika datang pagi maka janganlah menunggu tibanya sore.
Pada hari ini Kita hidup, bukan di hari kemarin yang telah berlalu
dengan segala kebaikan dan kejelekannya,

dan bukan pula hari esok yang belum tentu datang.
Hari ini dengan mataharinya yang menyinari,
adalah hari kamu. Hari kita semuanya.

Hanya untuk hari sajalah seharusnya
kita curahkan seluruh perhatian,
kepedulian dan kerja keras

Keseimbangan dalam segala hal,
keindahan dalam akhlak,
Keluhuran budi pekerti
perhatian terhadap keadaan sekitar,
perhatian pada jiwa dan raga,
serta bersikap sosial terhadap sesama.
kerelaan dengan semua yang Tuhan berikan,
Yakinlah bahwa segala yang Allah SWt tentukan
adalah yang terbaik dan harus kita syukuri

Hanya untuk hari ini saja, saat mana kamu hidup.
dan masih bisa menghirup udara segar
masih bisa melihat indahnya langit diangkasa
dan berbagai karunia allah SWt yang tidak terbatas
Oleh karena itu, kamu harus benar-benar membagi setiap jamnya.


Mari bersama kita ucapkan dengan SEMANGATTT!!!!!
!!!

"Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai,
tenggelamlah bersama mataharimu.
Aku tidak akan menyesali kepergianmu,
dan kamu tidak akan pernah melihatku
termenung sedetikpun untuk mengingatmu.,
apalagi untuk menyesalimu.
Kamu telah meninggalkan kami semua,
pergi dan tak pernah kembali lagi."


"Wahai masa depan,
yang masih berada dalam lingkar misteri,
aku tidak akan pernah bergelut dengan mimpi-mimpi
dan tidak akan pernah menjual diri untuk ilusi.
Aku tidak memburu sesuatu yang belum tentu ada karena esok hari tidak berarti apa-apa,
esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan,
dan tidak pantas dikenang.
Namun wajib untuk dipersiapkan"

"Hari kamu adalah hari ini",
adalah ungkapan yang paling indah dalam "kamus kesuksesan",
kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang sukses dan menyenangkan.

Lantas harus bagaimanakah kita bersikap
dalam menghadapi setiap masalah yang muncul pada hari ini?
Hanya ada dua pilihan yang bisa kita ambil,
Dua pilihan yang akan menghasilkan dua hal yang bisa terjadi sangat bertolak belakang.

“Orang Sukses Selalu Kelebihan Satu Cara ,
Orang Gagal Selalu Kelebihan Satu Alasan”

“The Winner sees answer for every problem,
The looser sees problem is every answer”

Seorang pemenang selalu melihat
Ada jawaban di setiap/masalah.

Sedangkan seorang pecundang
selalu melihat masalah di setiap jawaban.
Tentu,ini adalah sebuah pilihan sikap
yang menentukan akan menjadi bagaimana kita nanti.


Jika yang kita biasakan memiliki satu alasan di setiap rintangan,
pastilah kita akan semakin tenggelam dalam kesulitanan.
Sebaliknya,jika kita selalu memiliki satu cara untuk mencari solusi di setiap halangan
pastilah kita akan muncul sebagai seorang pemenang.

Sahabat...
Melalui proses perjuangan
semua itu mengantarkan pada pengertian
bahwa sukses sejati sebenarnya
adalah akumulasi dari kegagalan-kegagalan yang mampu kita atasi.
Setiap halangan,rintangan,ujian dan cobaan berupa kesulitan
dan kegagalan sebenarnya merupakan sarana terbaik dalam melatih
dan mematangkan mental kita untuk menjadi pemenang sesungguhnya.

Maka,mari kita pastikan bahwa hari ini
kita menjadi insan yang selalu kelebihan satu cara
bukan kelebihan satu alasan.

Sahabat....
Betapa manusia ini hidup dengan suatu rahasia besar
dan kita sendiri belum tentu dapat menjawabnya,,
apakah kita bisa menjamin bhwa besok kita masih bisa menikmati dunia ini??
apakah kita bisa menjamin bahwa besok kita masih akan bisa berkumpul dengan keluarga,
karabat yang kita cintai

kalau kita tidak bisa menjamin
untuk apa menunngu semua hal2 yg msh blum kita slesaikan d'esok hari??
selesaikanlah semua masalah yg kita mampu selesaikan hari ini
dan lakukanlah yang terbaik hari ini untuk siapa lagi??
kalau bukan untuk diri kita sendiri..

Jika setengah dari hari ini kamu lalui
dengan kesiasiaan dan berbagai kesalahan
letakkanlah keningmu diatas sajadah
dan bertaubatlah, seraya berdoa
semoga Allah SWT memberimu petunjuk
menuju jalan yang diridhainya...

Semangattt...

0 komentar:

Posting Komentar